Poso, Personil gabungan Tni-Polri bersama Pemerintah Daerah melaksanakan patroli perambahan hutan di kawasan BTNLL area hutang lindung di Desa Watumaeta Ke. Lore Utara Kab. Poso. Sul-teng. Yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar BTNLL Ibu Dr. Ir. Titik Wurdiningsi M.Si.
Turut serta dalam patroli tersebut Kabid Teknis BTNLL Bapak Waktoko, Danramil Napu Kapten Czi M. Basir Manra, Kepala Seksi Gakkum Bapak Subagia SH. M AP., Kasargas Polhut Bapak Iskandar, Kapolsek Lore Utara Iptu Kuniadi, Ketau Lembaga Adat Drs Hari S. Kabi, Pemerintah Kecamatan Lore Utara dan Pjs Kades Dongi-dongi Bapak Kalvin.Jumlah aparat gabungan secara keseluruhan berjumlah 120 personil, Danramil Napu mengatakan bahwa jumlah lubang penambang emas tanpa izin alias gurandil banyak ditemukan di wilayah Watumaeta."Efek dari tambang emas ilegal ini, secara langsung menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya bencana longsor di wilayah Kecamatan Lore Utara sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada hutan". Ungkap Danramil.Lanjut “Berdasarkan hasil pantauan kita bersama dengan Muspida bahwa benar terdapat lubang-lubang gurandil ini yang mengakibatkan longsor di sekitar lubang gurandil itu sendiri,” jelasnya.
Selain itu, sambung dia, curah hujan akhir-akhir ini yang semakin tinggi menjadi faktor lain penyumbang bencana longsor yang terjadi. Terang Danramil.



0 Komentar