Poso,- Komandan Kodim 1307/Poso, Letkol Inf Hasroel Tamin, S.H.,M.Hub.Int. telah memerintahkan Danramil dan Babinsa di jajarannya untuk membantu dan mendampingi pemerintah daerah dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Demam Babi Afrika Atau African Swine Fever (ASF) yang melanda pada hewan ternak masyarakat di Kabupaten Poso. Kamis (08/6/2023).
Dandim 1307/Poso, Letkol Inf Hasroel Tamin,S.H.,M.Hub.Int. memerintahkan agar para Danramil dan Babinsa segera merespon dan menindaklanjuti dilapangan guna melakukan pencegahan dengan cara melaksanakan pengawasan yang melekat terhadap masyarakat yang memelihara babi dengan melibatkan Babinkamtibmas, pemerintah desa maupun kecamatan, serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama.
"Ingatkan kepada warga masyarakat, agar segera menginformasikan kepada Babinsa atau petugas kesehatan hewan terdekat, apabila ada indikasi hewan ternaknya terkena demam babi afrika atau African Swine Fever (ASF). Tujuannya supaya cepat dilakukan langkah preventif dengan menutup kandang ternak, pengecekan dan penyemprotan ataupun pengobatan. Sehingga kemungkinan dampak-dampak lain agar penyebaran bisa dicegah sedini mungkin, “pungkas Dandim.
Sebagai aparat kewilayahan Danramil dan Babinsa harus bisa menghimbau dan mengajak masyarakat agar apabila ada babi maupun hewan ternak lain yang mati agar dikuburkan bukan dibuang di danau atau sungai karena dapat mencemari lingkungan dan berakibat pada kesehatan masyarakat. seperti yang ditemukan baru-baru ini, masih ada masyarakat yang membuang bangkai babi di sungai Poso.
Lakukan dialog dan sosialisasi dengan masyarakat baik di tempat umum maupun di ruang-ruang rapat yang ada di masing-masing wilayah, tentang bagaimana dan apa tindakan yang harus dilakukan,” Tegas Dandim.
Laksanakan komunikasi sosial kepada tokoh-tokoh agama, khususnya bagi yang beragama muslim agar jangan terpengaruh isu-isu agama yang berkembang saat ini guna "Menetralkan situasi.
Para Babinsa yang bertugas di lapangan agar jangan segan2 untuk mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya warga masyarakat yang ingin memprovokasi, apalagi yang mengarah kepada SARA.
Masih di kesempatan yang sama, Dandim 1307/Poso juga menyampaikan, bahwa Kodim 1307/Poso telah bekerjasama dengan Polres Poso, pemerintah daerah dan lapisan masyarakat untuk melaksanakan patroli di perkampungan, pinggiran sungai dan danau, untuk mencegah adanya masyarakat yang membuang bangkai babi ke sungai maupun danau, karena ini merupakan kepedulian TNI terhadap masyarakat dan ekosistem lingkungan sungai khususnya di wilayah kabupaten Poso," tutup Dandim.
(Pendim 1307/Poso)





0 Komentar