Kodim Poso, - Danramil 1307-10/Lore Utara, Kapten CZI Muh. Basir Manra menghadiri diskusi yang membahas masalah Schistosomiasis, bertempat di Desa Alitupu, Kec. Lore Utara, Kab. Poso. Senin (21/08/2023).
Schistosomiasis (bilharziasis) atau dikenal dengan demam keong, adalah penyakit parasit (cacing) menular yang disebabkan oleh infeksi cacing yang tergolong dalam genus Schistosoma, dan ini seringkali menyebabkan demam, panas dingin, nyeri otot, kadangkala menyebabkan nyeri perut, diare atau nyeri berkemih dan pendarahan. Bahkan bisa membawa dampak pada kematian.
Di Indonesia, penyakit ini hanya ditemukan di Propinsi Sulawesi Tengah, yaitu di dataran tinggi Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, dan di Kabupaten Poso tepatnya Lembah Napu, meliputi Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Peore, Lembah Besoa Kecamatan Lore Tengah, dan Lembah Bada Kecamatan Lore Barat.
Penyebab Schistosomiasis di Indonesia adalah Schistosoma japonicum, yang mana cacing ini hidup di pembuluh darah terutama di kapiler darah dan vena kecil dekat selaput lender usus. Hospes perantara Schistosomiasis di Indonesia adalah oncomelania hupensis lindoensis, dimana banyak ditemukan di sekitar masyarakat yang tinggal maupun melakukan aktifitas pekerjaan di dekat perairan air tawar, seperti kolam, sungai, sawah, dan rawa yang ada di sekitar daerah pesisir.
“Penyakit ini endemis di 23 desa, yaitu 17 desa di Napu dan 6 desa di Bada, dan menjadi ancaman kesehatan bagi penduduk yang tinggal di kedua lembah (Napu dan Bada) ini.
Danramil 1307-10/Lore utara, Kapten CZI Muh. Basir Manra kepada Media Center 1307 mengatakan, bahwa Koramil 1307-10/Lore Utara sebagai Satuan kewilayahan merasa perlu untuk ikut serta dalam upaya pencegahan maupun pemberantasan penyakit parasit yang ada di wilayahnya.
Semoga dengan adanya diskusi ini, dapat menemukan jalan keluar serta solusi dalam mencegah dan memberantas penyakit Schistosomiasis ini,"terangnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNPAD, Dr. M. Nur Alamsyah, M.Si, bersama Sisrilnardi, S.I.P.,MA., Kepala Puskesmas Wuasa, Helvie E. Gae, S.K.M., Kepala Desa Alitupu yang di wakili Sekdes Alitupu, Yospian, Kepala desa Maholo, Meidigus Abu, Kepala Sekolah SMP Wuasa, Serlina Tomboka, S.Pd., Danramil 1307-10/Lore Utara, Kapten CZI Muh. Basir Manra, Ketua BPD Wuasa, Oktavianus Abu, dan Ketua BPD desa Tamadue, Eros Peluwa. (Pendim_1307).

0 Komentar