Kodim Poso, - Komandan Kodim 1307/Poso yang diwakili Kasdim 1307/Poso menghadiri acara Deklarasi Pemilu Damai 2024, dalam rangka mewujudkan Pemilu Aman, Damai dan Berintegritasi di wilayah Kabupaten Poso, yang di selenggarakan di Aula Andi Sapa Sudirman Mapolres Poso, Jl. Pulau Sumatera, Kel. Gebangrejo Timur, Kec. Poso Kota, Kab. Poso, Senin (18/09/23).
Deklarasi Pemilu Damai 2024 ini merupakan bagian dari upaya
untuk mewujudkan pemilu yang demokratis dan berkualitas di seluruh wilayah
Indonesia.
Pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua FKUB Kab. Poso, Farid
Awad, S.E.,M.Si.yang
diikuti oleh seluruh unsur pimpinan Parpol dan Penandatanganan Naskah Deklarasi
oleh unsur FORKOPIMDA dan seluruh pimpinan maupun perwakilan Parpol.
Sambutan Wakapolres Poso, Kompol Basrum Sychbutuh, S.H.
yang intinya, Pemilu adalah dimana rakyat memiliki kesempatan untuk membuat
serta membentuk masa depan negara kita dengan sikap yang bertanggung jawab
menghormati nilai-nilai demokrasi dan kita harus berkomitmen untuk menghargai
perbedaan pendapat dan mendengarkan pandangan orang lain dengan terbuka,
pemilihan umum adalah saat ini di mana berbagai ide dan gagasan saling bersaing
namun kita harus tetap menjaga sikap yang terus buka dan menghormati hak setiap
individu untuk menyampaikan pendapatnya.
Kesempatan kita semua untuk menunjukkan bahwa demokrasi
bukan hanya tentang suara mayoritas tetapi juga tentang penghargaan terhadap
hak dan pendapat, selanjutnya partisipasi aktif masyarakat merupakan salah satu
hal utama dalam proses keberhasilan Pemilu.
Ketika kita berpartisipasi dalam pemilihan umum kita
memiliki kesempatan untuk mempengaruhi arah dan kebijakan negara kita, oleh
karena itu mari kita jadikan momentum ini untuk terlibat secara langsung maupun
tidak langsung dalam pembentukan masa depan negara kita namun ini tanggung
jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban penting bagi kita untuk menjadi
pendapat kita secara damai dan menjauhi segala bentuk tindakan yang tidak tidak
merugikan kepentingan bersama.
Adapun Sambutan Asisten I Pemda Kab. Poso, Markus Wutabisu,
S.H.,M.H., yang intinya, Pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak ini adalah
pertama kalinya dilakukan di Indonesia oleh karena itu ini menjadi sejarah
pemilu di Indonesia untuk memilih pemimpin yang amanah yang mampu mewujudkan
kesejahteraan dan keadilan.
Pemilihan umum menjadi indikator dalam sistem demokrasi
karena rakyat dapat berpartisipasi dalam menentukan pilihan politiknya terhadap
pemerintahan dan negaranya, oleh karena itu melalui pemilu rakyat bisa memilih
para wakilnya untuk duduk di legislatif maupun memilih pemimpin negara dan
pemimpin daerah.
Untuk itu perlu kegiatan-kegiatan semua jajaran sikap tegas
dan bertanggung jawab serta senantiasa mengedepankan integritas terhadap
pemerintah terhadap pemerintah undang-undang lainnya tugas ini tentunya sangat
berat sehingga membutuhkan komitmen yang tinggi untuk menciptakan penyuluhan
demokratis dan bermartabat di Indonesia khususnya di Kab. Poso.


.jpeg)
0 Komentar