Kodim Poso, - Peringatan Hari Juang TNI AD adalah untuk mengenang peristiwa pertempuran yang sangat heroik dalam merebut kota Ambarawa oleh para pahlawan pejuang kemerdekaan yang berlangsung selama 3 hari 4 malam dari tanggal 12 hingga 15 Desember 1945 silam.
Pada puncak peringatan kali ini, Komandan Kodim 1307/Poso Letkol Inf Hasroel Tamin, S.H., M.Hub.Int., memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang TNI AD ke-78 Tahun 2023, di Lapangan merah putih Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso Jalan Trans Sulawesi Desa Maliwuko, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Jumat (15/12/2023) yang diikuti oleh segenap prajurit dan PNS.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Dandim 1307/Poso, Letkol Inf. Hasroel Tamin,S.H., M.Hub.Int. menyampaikan, selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi saya mengucapkan "Selamat Hari Juang TNI AD ke 78 Tahun 2023" kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama ini.
Hari Juang TNI AD merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Saat itu, Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan.
Hari Juang TNI AD kali ini mengusung tema "TNI Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam untuk NKRI". Tema ini memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu bahwa kita harus terus memperkuat kemanunggalan TNI AD - Rakyat, meningkatkan kemampuannya dan berperan aktif dalam pelestarian alam.
Kemanunggalan TNI AD-rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan. Di era globalisasi saat ini, kita menghadapi berbagai macam tantangan, seperti perang asimetris, perubahan iklim dan potensi konflik sosial.
Untuk menghadapi berbagai macam tantangan tersebut, TNI AD harus terus meningkatkan kemampuannya, baik dari segi personel, alutsista maupun doktrin. Peningkatan kemampuan diperlukan untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang semakin kompleks.
Selain itu, kita juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk TNI AD. TNI AD memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian alam.
Kita dapat berperan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana upaya ala restorasi ekosistem dan edukasi lingkungan. Untuk itu, dengan semangat Hari Juang TNI AD ini, mari kita bersama-sama memperkuat kemanunggalan TNI AD-Rakyat, meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam pelestarian alam.
Mari kita bersama-sama wujudkan cita-cita para pahlawan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Semoga TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI.
Kita akan segera memasuki tahun politik tahun 2024. Belajar dari pengalaman sebelumnya, situasi di tahun politik berpotensi membuka celah terjadinya berbagai ancaman yang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pandangan politik yang seringkali disusupi oleh kelompok-kelompok radikal dan intoleran. Oleh karena itu, tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugas masing-masing, dan selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danyon 714/SM, Letkol Inf. Subekhi, Kasdim 1307/Poso, Mayor Inf Ahmad Jayadi, Wadanyonif 714/SM, Kapten Inf. Muh. Hanif Kisprasetyo, S.Ip, Wadandenzipur 15/SLM, Lettu Czi Enag Sofian, Dansubdenpom XIII/2-2 Poso, Letda CPM Edy Lendra, Para Perwira dan Anggota Jajaran Kodim 1307/Poso, Yonif 714/SM, serta Denzipur 15/SLM + 200 Orang.

0 Komentar