Kodim Poso, - Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Mulawarman menghadiri Peresmian Gedung Gereja Katolik stasi Santo Paulus Tambarana di Desa Bakti Agung, Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, yang di resmikan oleh Mgr. Estepanus Benediktus Rolly Untu. MSC Uskup Keuskupan Manado, Kamis (07/12/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh .Mgr. Beneditus Estepanus Rolli untu, Msc. Uskup keuskupan Manado, Bupati Poso diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Poso, Markus Wutabisu, S.H.,M.M., Dandim 1307/Poso diwakili Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Mulawarman, Kapolres Poso di wakili Kapolsek Poso Pesisir Utara, Iptu Pol Kurniadi, Paroki Santo Petrus Tolai, Yakob Adilang, Camat Poso Pesisir Utara, Ketut Winaya, S.Sos.,M.Si., Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Poso Pesisir Utara, Pastor Billi Tendean, Pastor Paroki st tereshia Poso, Beni Salomri, Pr, Dewan stasi st cesilia Tolai, para Jemaat dan undangan + 300 orang.
Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Mulawarman menyampaikan selamat kepada seluruh panitia pembangunan gereja dan para donatur sehingga proses pembangunan akhirnya dapat selesai dan digunakan umat Nasrani.
“Semoga dengan berdirinya gereja ini akan membawa berkat iman bagi seluruh umat Nasrani di Desa Bhakti Agung,” ucap Danramil 1307-09/Poso Pesisir Kapten Inf Mulawarman.
Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Mulawarman menuturkan, gereja sebagai bangunan rohani tidak hanya dipandang sebagai bangunan infrastruktur, tapi juga sebagai upaya membangun umat menjadi pribadi yang utuh, berkualitas dalam iman dan mampu mengabdikan diri.
“Tidak hanya diperuntukkan bagi kaum komunal namun bagi seluruh kehidupan umat beragama tanpa terkecuali,” tandas Danramil 1307-09/Poso Pesisir.
Lebih lanjut Danramil berharap, seluruh umat Katolik tidak hanya fokus dan peduli pada capaian secara komunal saja, tetapi turut menyatukan tekad, semangat kebersamaan serta iman untuk bersama membangun daerah.
Kapten Inf Mulawarman berpesan kepada semua pihak agar mampu menjaga ketenangan dan kejernihan dalam bertindak dan berpikir, sehingga tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menghasut masyarakat. Terutama terkait agama yang begitu sangat sensitif serta mampu mengatasi dan memandang persoalan hidup dengan bijaksana. Tujuannya agar kerukunan, kedamaian dan hidup berdampingan di Kabupaten Poso dapat terus terjaga dan terpelihara dengan baik.



0 Komentar