P O S O – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Poso. Kali ini, kebakaran terjadi di kawasan hutan yang berada di batas Desa Toini dan Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Minggu (30/8/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.00 WITA setelah Babinsa Desa Toini dan Babinsa Desa Lantojaya menerima informasi adanya titik api di kawasan hutan di belakang Pondok Pesantren Amanah Putra.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman warga Desa Toini dan Desa Lantojaya. Berdasarkan pemantauan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari 1 hektare.
Mendapat informasi tersebut, Babinsa Koramil 1307-09/Poso Pesisir bersama personel Polsek Poso Pesisir dan anak-anak Pondok Pesantren Amanah Putra bergerak cepat menuju lokasi.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.00 WITA, personel langsung melaksanakan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.
Upaya pemadaman semakin diperkuat sekitar pukul 11.30 WITA dengan tiba di lokasi satu unit mobil water cannon. Personel TNI-Polri bersama masyarakat Desa Toini dan Desa Lantojaya kemudian bahu-membahu melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api.
Berkat gerak cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, titik api untuk sementara berhasil dikendalikan. Personel Koramil 1307-09/Poso Pesisir, personel Polsek Poso Pesisir, masyarakat serta para santri Pondok Pesantren Amanah Putra terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Meski api berhasil diatasi, kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang masih menjadi faktor yang berpotensi memicu munculnya kembali titik api di sekitar lokasi kebakaran.
Selain faktor cuaca, dugaan adanya tindakan pembakaran lahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab juga menjadi perhatian. Karena itu, aparat bersama pemerintah desa terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan perkebunan dengan cara membakar.
Sinergi TNI-Polri, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan terus diperkuat sebagai langkah preventif untuk mencegah meluasnya Karhutla, sekaligus menjaga lingkungan dan keselamatan permukiman warga di wilayah Kecamatan Poso Pesisir.
“Cegah sebelum meluas, padamkan sebelum membesar. Bersama masyarakat, TNI-Polri berkomitmen menjaga wilayah Poso dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.”



0 Komentar