P O S O – Upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh aparat kewilayahan dengan menggencarkan edukasi kepada masyarakat, termasuk generasi muda di lingkungan sekolah.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Koramil 1307-07/Ampana Tete bersama personel Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan Karhutla yang digelar pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di halaman SMP Negeri 3 Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 130 orang yang terdiri dari para guru dan siswa SMP Negeri 3 Ampana Tete. Dalam penyuluhan secara tatap muka, Personel Koramil memberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
Para pelajar juga diajak untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar. Edukasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini agar para siswa tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran serta mampu mengingatkan keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
Babinsa menekankan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, para siswa juga diberikan pemahaman pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman.
Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap edukasi tentang pencegahan Karhutla dapat terus tertanam di kalangan generasi muda. Dengan pengetahuan yang diberikan sejak bangku sekolah, para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan serta turut berperan mewujudkan wilayah Kabupaten Tojo Una-Una yang aman dari ancaman Karhutla.


0 Komentar