P O S O – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Selasa (15/9/2026). Kebakaran yang terjadi sejak sekitar pukul 08.30 WITA tersebut menghanguskan lahan perkebunan masyarakat seluas kurang lebih 1,5 hektare.
Kondisi cuaca panas disertai hembusan angin kencang menyebabkan api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah titik, termasuk ke arah kebun masyarakat yang ditanami tanaman kakao dan kelapa.
Mengetahui kejadian tersebut, personel gabungan bersama masyarakat setempat langsung bergerak melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api. Sebanyak 10 personel Babinsa Kodim 1307/Poso, satu personel Bhabinkamtibmas, lima personel Damkar Pemda, serta sekitar 300 masyarakat turut terlibat dalam penanganan Karhutla.
Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemda, 50 unit pompa punggung, serta satu unit pompa Alkon. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api kembali meluas ke kawasan perkebunan masyarakat.
Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 WITA. Selanjutnya, personel memastikan kondisi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiel berupa lahan perkebunan masyarakat yang terbakar, termasuk kebun kakao dan kelapa.
Kodim 1307/Poso bersama unsur terkait terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan yang dapat dengan mudah meluas akibat hembusan angin.


0 Komentar